Login KAP3B

Rekening KAP3B

Web counter

Today1153
Yesterday1248
This week2401
This month32747
Total1364799

Visitor IP : 54.224.133.198
Unknown ? Unknown Tue 25 Jan 2022 17:43

      Pemberitaan Media Nasional belakangan ini, baik elektronik maupun cetak lebih dominan diisi oleh kontroversi pembangunan Gedung DPR, heboh soal Briptu Norman Kamaru dan Bom Bunuh diri di Masjid Polres Cirebon. Sedangkan bencana Gunung Merapi nyaris tak terdengar lagi. Padahal, sejatinya kini masih banyak warga yang terkena dampak “murka” Gunung Merapi itu yang masih butuh sentuhan sosial. Fakta itulah yang masih menggugah Himpunan Isteri Alumni Singosari (HIAS Solo) untuk selalu berbagi dengan kemampuan yang ada. Dalam rangka peringatan Hari Jadinya ke-5 yang jatuh pada 11 April 2011, HIAS Solo lebih memilih untuk tidak mengadakan pesta potong tumpeng, namun kegiatan diarahkan untuk bakti sosial dengan memberikan bantuan sejumlah uang kepada beberapa korban Gunung Merapi. Penasehat HIAS Solo, Ny. Sugeng-VII kepada Reporter KAP3B News mengatakan, ada beberapa titik wilayah yang ”disambangi” oleh Tim Aksi Sosial HIAS Solo, antara lain Mungkid dan Kali Gendol serta wilayah lainnya. ”Kita menyerahkan bantuan dalam bentuk uang sekedarnya sebagai bentuk kepedulian kepada saudara-saudara kita disana yang ternyata masih sangat membutuhkan bantuan,” katanya. Ny. Sugeng-VII menambahkan, kalau dulu HIASS pernah memberikan bantuan saat Mereka mengungsi yang dimungkinkan sementara waktu karena diprediksi bisa kembali ke rumah lagi, namun kini yang disambangi adalah pengungsi permanen. Kenapa permanen, sebab rumah tinggal Mereka sudah tidak aman lagi untuk ditempati akibat adanya lahar dingin yang terus mengalir dan diputuskan untuk ditinggal selamanya. **KAP3B News**