Login KAP3B

Rekening KAP3B

Web counter

Today57
Yesterday1111
This week57
This month18785
Total1034179

Visitor IP : 3.236.122.9
Unknown ? Unknown Mon 17 May 2021 01:36

Balai Besar Pendidikan, Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran (BP3IP) merupakan salah satu lembaga diklat kepelautan milik pemerintah yang menjadi kebanggaan. Yang lebih membanggakan lagi adalah bahwa lembaga itu kini kembali dipimpin Alumni “Singosari” yakni Capt. Bambang Purnomo. Sebelumnya lembaga itu juga dipimpin oleh Alumni yang juga sempat menjadi Ketua Umum DPP KAP3B, yakni Ridwan Setiawan.

Beberapa waktu lalu (18/6), BP3IP mengadakan “Hajatan Besar” yakni upacara Bon Voyage bagi lulusan ANT-I dan ATT-I yang dihadiri oleh Menteri Perhubungan RI, E.E.Mangindaan sebagai Inspektur Upacara.

 Tentu saja seperti yang sudah-sudah, acara semacam itu bisa menjadi “magnet” bagi sejumlah “Bedjaners” untuk memperkuat kualitas silaturahmi. Yang membuat sangat bermakna dalam moment itu adalah hadir  di Bon Voyage itu antara lain, Ketua Umum DPP KAP3B, Toto Sugianto, Penasehat yang juga Mantan Ketua Umum DPP KAP3B Ridwan Setiawan, Pembina KAP3B Chaerul Djohansyah yang juga Direktur Kampus “Singosari” (PIP Semarang) dan sejumlah Alumni.

 Kesempatan itu tak disia-siakan Mereka. Maka begitu ada kesempatan untuk berbagi cerita, Mereka langsung “tancap gas” untuk beramah-tamah membahas perkembangan KAP3B dan saling bertukar pikiran.

Pesan Menteri

Dalam kesempatan itu, Balai Besar Pendidikan, Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran (BP3IP) Jakarta melepas pelaut yang berhasil meraih sertifikat puncak kepelautan. Kali ini tercatat 225 pelaut yang berhasil menye­lesaikan pendidikan kepelautan puncak, dengan rincian 118 Ahli Nautika Tingkat I (ANT-I) dan 107 Ahli Teknika Tingkat I (ATT-I.

 Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Menteri Perhu­bungan RI, E.E Mangindaan dan sekaligus menyerahkan sertifikat kepada mereka dengan predikat Master Mariner (M.Mar) untuk ANT-I dan Master Marine Engineer (M.Mar.E) untuk ATT-I.

 

Menteri Perhubungan E.E Mangindaan meminta kepada para lulusan pendidikan kepelautan tertinggi tersebut untuk me­ngabdikan diri dengan penuh tanggung jawab sebagai salah satu ujung tombak transportasi bangsa ini sebagai Negara kepulauan. Selain itu ia juga berpesan agar ilmu pengetahuan ketrampilan terus dikembangkan. Jangan puas dengan ilmu yang telah diraih di lembaga pendidikan.

E.E Mengindaan juga meminta kepada para Pelaut itu untuk mencamkan motto Dwi Warna Purwa Cendikia Busana yang maksudnya adalah disiplin ilmu pengetahuan demi pengabdian Sang Merah Putih. Tak hanya itu, Pelaut juga diharapkan mencamkan motto “Bhineka Eka Bhakti Samudera”  yang menurut Menteri Perhubungan bisa bermakna banyak ragam, cara yang harus ditempuh untuk menak­lukkan lautan dalam artian menguasai perkembangan Pe­layaran.

Sementara itu, Direktur BP3IP Jakarta, Capt. Bambang Purnomo mengatakan, BP3IP terus berupaya mengembangkan diri guna memenuhi kebutuhan SDM Pelaut yang terus dinamis, baik dari sisi kualitas maupun kuantitasnya.

*NEWS