Login KAP3B

Rekening KAP3B

Web counter

Today11
Yesterday1111
This week11
This month18739
Total1034133

Visitor IP : 3.236.122.9
Unknown ? Unknown Mon 17 May 2021 00:19

    Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Peribahasa ini mungkin pas buat menggambarkan Handayani Erwin Sirait, Alumni angkatan ke 33. Ia salah satu Officer di kapal milik PT. Berlian Laju Tanker dengan posisi sebagai Chief Officer. Niatnya menyelamatkan salah satu fasilitas kapal, tetapi lain yang Ia dapat, yakni kecelakaan kerja. Ya, saat ini lelaki yang biasa disapa “Erwin” ini terpaksa harus berbaring di RS Cikini- Jakarta Pusat untuk operasi tulang lengan kanan yang mengalami robek/retak. Penyebabnya adalah gerak refleks untuk menyangga Butter worth mesin yang akan jatuh pada saat tank cleaning. Peristiwa naas ini saat Ia berlayar di India pada tanggal 13 Februari lalu. Tak lama setelah kejadian itu, di India Ia sempat berkonsultasi dengan dokter setempat dan dinyatakan tidak ada masalah serius di tangannya. Namun katanya, makin lama rasa sakitnya kian menjadi-jadi, sampai akhirnya saat tiba di Surabaya Ia kembali konsultasi ke Dokter. Di sinilah Ia “divonis” oleh Dokter bahwa harus operasi, tetapi penggantinya belum muncul sampai Kapal berangkat ke Philippina, dan akhirnya baru Sign-Off di Philippina setelah penggantinya Muncul dan Ia langsung menuju ke RS Cikini untuk operasi pada tanggal 1 April lalu. Diakui oleh Pria 32 tahun dan masih “single” ini, kenyataan yang Ia alami itu benar-benar menjadi pengalaman pahit, karena baru kali ini Ia harus berurusan dengan Rumah Sakit hingga sampai di Opname, meski hanya tak lebih dari seminggu. Saking pahitnya kenyataan ini, seolah hatinya ingin berkelakar, Seandainya ada dua pilihan antara kenyataan saat ini dengan 5 kali hukuman Mr. Bejan, maka Ia akan memilih “hadiah” dari Mr. Bejan”. Tapi itulah kenyataan yang harus Ia lalui. Toh ternyata Erwin tetap tegar. Buktinya, saat Toto Sugianto10 sebagai Pengurus KAP3B Pusat yang berkesempatan menyambanginya sebagai bentuk solidaritas pada hari Jumat, 03 April, Erwin nampak terhibur. Sesekali Ia melempar senyum saat berbincang, apalagi ketika disindir-sindir soal kapan ada pendamping hidup, Ia sesekali ketawa seraya malu-malu kucing, bak orang Jawa tulen. Saat itu juga, Winarko22 yang sedang berada di Jakarta dari Semarang juga menyambanginya, untuk memberi dorongan semangat kepada Erwin. Percayalah sahabat...., semua ini pasti ada hikmahnya, semoga ….. **KAP3B News**