Login KAP3B

Rekening KAP3B

Web counter

Today42
Yesterday1111
This week42
This month18770
Total1034164

Visitor IP : 3.236.122.9
Unknown ? Unknown Mon 17 May 2021 01:05

      Malam Satu Suro oleh sebagian kelompok di Jawa diadakan ritual memandikan “jimat” atau mengasah benda-benda yang dianggap keramat, maka 'Bejan 12' lebih memilih mengisinya dengan silaturahmi sekaligus untuk mempertajam “jimat” (maksudnya strategi) agar rencana reuni serba 12 (angkatan 12, tanggal 12, bulan 12 dan tahun tahun ‘12). Bertempat seperti biasanya yakni di Rumah Makan Rice Bowl Artha Gading, pada Senin 6 Desember 2010 (bertepatan juga dengan Malam Satu Suro), tercatat 8 Alumni Angkatan 12 mengadakan pertemuan. Selain mempererat silaturahmi, pertemuan itu sejatinya untuk mempertajam agenda besar Reuni Serba 12 tersebut. Beberapa yang hadir antara lain Mardiono yang sengaja jauh-jauh datang dari “markas tugasnya” di Balikpapan, “Abah” Darwis yang juga harus meluncur dari Purwakarta. Juga beberapa Angkatan 12 lainnya yang kebetulan berada di seputar Jakarta, seperti Udin R. Syahril, Husu, Roy, Hari. P. Nampak juga Jimmy (Surabaya) yang sedang “Basis” di BP3IP Sunter. Pertamuan malam itu menghasilkan komitmen bahwa “Reuni serba 12” harus terwujud. Untuk itu, Mardiono selaku Koordinator Angkatan 12 meminta sisa waktu yang masih sekitar 2 tahun itu dapat dimanfaatkan untuk mengatur strategi dan persiapan matang. Salah satunya soal dana, tempat acara. Dan yang tak kalah pentingnya adalah mengingat pada 12-12-12-12 adalah jatuh pada hari Rabu, maka bagi yang terikat dengan kedinasan kerja agar dipersiapkan sedini mungkin soal cuti atau ijin kerja. Untuk mematangkan rencana hingga ke teknis, maka disepakati untuk membahasnya secara mendalam pada pertengahan Januari 2011 bertempat di Villa Ronela milik Rudy Pical-12 di Puncak. Abah Darwis-12 yang memimpin “rembugan” pada malam itu mengaku banyak terinspirasi dari prosesi Reuni Angkatan 10 yang dihadirinya, sehingga pada hajatan serba 12 nanti diharapkan bisa sukses. **KAP3B News**