Login KAP3B

Rekening KAP3B

Web counter

Today1119
Yesterday1035
This week3484
This month5725
Total1021119

Visitor IP : 3.238.71.80
Unknown ? Unknown Wed 05 May 2021 22:09

        Ini bisa dibilang reuni “angkatan” yang luar biasa , dan mungkin tergolong unik dan terheboh di antara reuni angkatan-angkatan lainnya. Ya, itulah yang dilakukan oleh angkatan XXVII. Betapa tidak, untuk melampiaskan rasa kangennya akan masa lalu, pada 1 Syuro atau 18 Desember 2009 Mereka yang berjumlah 57 alumni XXVII melakukan “Napak Tilas” di Kampus P3B Semarang. Sejumlah aktivitas saat masih Taruna, diulang kembali oleh Mereka di sana. Mulai dari merajut mimpi (tidur: maksudnya) di ranjang tua asrama, makan bersama di Menza yang diawali dengan Push Up sampai senam pagi dan apel pagi bersama “Pak Bejan”. Inilah, cerita singkatnya: Itu berawal dari “Cletukan” beberapa Alumni yang menginginkan adanya reuni langsung di “TKP” (Tempat Kejadian Perkara, maksudnya Kampus P3B), yang katanya agar lebih menyentuh di memori. Kontan saja ide “cemerlang” yang muncul pada Bulan Juli 2009 itu disambut oleh Alumni lainnya. Setelah dimatangkan pada Tanggal 4 Desember 2009 dengan “Kulonuwun” kepada Pimpinan P3B (kini jadi PIP) Semarang Bambang Purnomo , akhirnya disepakatilah pada tanggal 18 Desember 2009 yang kebetulan hari libur Nasional untuk merealisasikan keinginan unik tersebut. Tanggal 18 Desember siang, satu persatu Alumni XXVII mulai merapatkan diri di Semarang yang saat itu dipusatkan di Hotel Plampitan,tak jauh dari Kampus P3B. Pada sore harinya, Alumni XXVII “menyerbu” Kampus dengan mengadakan berbagai kegiatan, antara lain uji kemampuan fisik dengan menggelar pertandingan Futsal dan Sepak Bola dengan Pegawai Kampus dan Angkatan XXXI yang ada di sana. Tidak sia-sia ternyata tim tamu ini membuat tuan rumah bertekuk lutut dalam pertandingan itu. Dalam pertandingan tersebut, para keluarga (istri dan anak) yang tadinya “diamankan” di Hotel, akhirnya menyusul ke kampus dan menjadi suporter. Suasana makin seru dengan kehadiran Suporter BUNEK (Maksudnya Ibu-Ibu Nekat). Malam harinya, sesuai “obsesi” Mereka selama ini, para keluarga kembali diamankan di Hotel dan Alumni sepakat untuk menjadi “Taruna” kembali di Kampus. Setelah makan malam bersama Taruna di Menza dan acara temu kangen dengan para Sesepuh Kampus, Mereka tidur di asrama, tempat di mana Mereka Tidur merajut mimpi dulu saat masih jadi Taruna beneran. Dalam temu kangen dengan Sesepuh Kampus itu dihadiri antara lain Suwondo Angkatan I, Direktur PIP Bambang Purnomo, Dosen KTK Sukirman, “Pak Bejan” dan Marwoto. Rencananya, tengah malam akan diadakan acara “Kapal Pecah”, namun gagal karena Pak Bejan tidak bisa mewujudkannya lantaran hingga jam 2 pagi, Mereka sebagian besar tak jua memejamkan mata. Sudah bisa ditebak, apa yang mereka lakukan kalau bukan cerita “ngalor ngidul” menikmati pertemuan itu. Akhirnya, Pak Bejan hanya dapat “menggiring” mereka untuk senam pagi pada pukul 04.00. Dengan mata yang terantuk-antuk, Mereka harus lari-lari kecil menuju lapangan untuk senam pagi bersama Pak Bejan. Di sini seperti biasanya, bagi yang pakaiannya tidak rapi, Pak Bejan tak segan-segan untuk merapikannya. Misal saja ada yang bajunya tidak dimasukkan, maka akan “berhadapan” dengan penertiban Pak Bejan. Pagi harinya, setelah Apel Pagi bersama Taruna, Alumni mengajak keluarga untuk Tour Kampus dengan membawa anak dan isterinya ditunjukkan tempat-tempat “bersejarah” bagi Alumni, seperti kamar tidur, kelas, ruang makan sampai tempat praktek. Koordinator Alumni P3B angkatan XXVII, Eko Sudarmanto kepada Reporter Website KAP3B mengatakan, Ia tidak menyangka bahwa Reuni Back To Campus itu akan sesukses itu. “Tadinya kami hanya targetkan maksimal bisa hadir 30-an Alumni, dan ini sudah Kita anggap bagus, tapi di luar dugaan sambutan rekan-rekan sangat bagus dan ternyata dihadiri 57 Alumni” kata Eko dengan ekpresi puas dan sumringah. Ke depan katanya, Angkatan XXVII juga meng-agendakan agar persatuan alumni itu dapat menjalankan juga misi sosial untuk alumni lain yang masih membutuhkannya, selain juga tentunya misi komunikasi antar Alumni alias silaturahmi. SALUT, SUKSES DAN SELAMAT BUAT “KLOTER” XXVII MANTAN PENGHUNI KAWAH CONDRODIMUKO SINGOSARI ALIAS P3B SEMARANG. AYO ALUMNI LAIN MAU MENCOBA ………?! **KAP3B News**