Login KAP3B

Rekening KAP3B

Web counter

Today57
Yesterday1111
This week57
This month18785
Total1034179

Visitor IP : 3.236.122.9
Unknown ? Unknown Mon 17 May 2021 01:37

       Meski “Dikerjain” Jalan Pantura, TS10 Puas Rekatkan Silaturahmi dengan Keluarga Alm. Imam Bisri10 di Tegal Biasanya mencari sahabat sejati itu sulit, tetapi terasa akan lebih sulit memeliharanya. Ya, ungkapan itu ada benarnya. Namun bagi koordinator Angkatan X KAP3B Toto Sugianto, sesulit apapun ia akan tetap berupaya menjaga keberlangsungan sebuah ikatan tali paseduluran (persaudaraan). Sebab, katanya, sebagaimana kata orang “Sepuh” dulu, ‘dengan akeh sedulur, akeh rejekine’ (dengan memperbanyak silaturahmi maka akan banyak juga rejekinya). Hal itu setidaknya telah dibuktikan Toto Sugianto (yang dalam dunia Website KAP3B Ia biasa memakai inisial TS10). Di tengah kesibukannya, ia bersama keluarga menyempatkan diri untuk menyampaikan rasa bela sungkawa kepada keluarga atas dipanggilnya Imam Bisri, Angkatan X P3B kehadirat Yang Maha Kuasa pada 20 Juli lalu di Tegal. Sebelumnya, TS10 secara spontanitas melakukan “woro-woro” kepada beberapa angkatan X untuk menyisihkan sebagian isi koceknya yang selanjutkan akan diserahkan kepada keluarga Imam Bisri, sebagai tali asih sesama keluarga besar KAP3B Semarang.

      Sebagaimana diinfokan sebelumnya, Imam Bisri10 yang baru beberapa minggu belakangan ini masuk dalam lingkaran komunikasi alumni, setelah sekian lama sepak terjangnya “tersembunyi”, dipanggil Sang Khaliq karena kecelakaan Lalu Lintas di daerah Slawi (tertabrak Motor) pada hari Kamis tanggal 16 Juli 2009 jam 23.00 WIB, meskipun sempat menjalani pengobatan di RS Slawi dan dipindah ke RS di Tegal. Tak ada kata terlambat, selagi sempat….dan Ia selalu menganut “Lebih Cepat Lebih Baik”. Itulah nampaknya prinsip TS10. Meskipun baru mendengar berita tentang Imam Bisri setelah Almarhum dimakamkan, namun beberapa hari kemudian (Jum’at 24 Juli 2009 jam 15.00 WIB) Ia langsung tancap gas dari Jakarta menuju keluarga Imam Bisri (alm.) di Tegal. Begitu tiba di rumah dari kantor untuk menjemput keluarganya, TS10 begitu semangat menuju perjalanan ke Tegal, apalagi info yang Ia dapat dari “penasehat rute” bahwa perjalanan ke Tegal cukup ditempuh dengan waktu sekitar 5 jam. Akan tetapi,……(memang benar niat baik itu ada saja rintangannya)…..TS10 nampaknya harus diuji kesabarannya dalam perjalanan. Betapa tidak, lantaran beberapa titik jalan di Pantura menuju Tegal tengah diperbaiki, ia terpaksa menempuh perjalanan ke lokasi hingga 7 jam. “Tetapi saya puas bersyukur, karena akhirnya dapat sampai juga ke rumah keluarga Almarhum, dan menyerahkan tali asih yang saya kumpulkan dari teman-teman secara spontanitas,” kata TS10 kepada Reporter KAP3B News. BERAKIT-RAKIT KE HULU, BERENANG KE TEPIAN. Bercapek-capek dulu setelah perjalanan panjang, hikmahnya dipetik kemudian. Paling tidak untuk jadi bahan renungan keluarga besar KAP3B. **KAP3B News**