Get Adobe Flash player

Login KAP3B

Rekening KAP3B

Web counter

Today301
Yesterday446
This week1947
This month15851
Total841548

Visitor IP : 75.101.220.230
Unknown ? Unknown Thu 24 Sep 2020 14:10

      Pada Senin pagi 29 September 2010 lalu, lapangan Monas sisi selatan penuh dengan lautan manusia. Mereka datang dari berbagai daerah mulai Makassar, Bali, Surabaya, Semarang, Jakarta, Bogor, Lampung dan Medan. Mereka adalah para perwira transportasi baik darat laut maupun udara. Kedatangan mereka di jantung Kota Jakarta bukan untuk demo, melainkan mengikuti wisuda gabungan dengan Inspektur Upacara Menteri Perhubungan R.I., Fredy Numberi. Dari ratusan wisudawan itu, antara lain 101 Perwira dari PIP Semarang dan 223 Master Pelaut (ANT-I, ATT-I) dari BP3IP, di mana kedua lembaga itu kini dipimpin oleh Alumni ”Mbah Bejan” yakni Ridwan Setiawan di BP3IP yang sekaligus Ketua Umum KAP3B, dan Bambang Purnomo di PIP Semarang. Dari 223 ANTI- dan ATT-I dengan predikat Master Mariner dan Master Marine Engineer di BP3IP itu, 50 di antaranya adalah ”Jebolan” P3B Semarang mulai dari angkatan 6 sampai 30-an. Beberapa Pengurus KAP3B nampak menghadiri acara wisuda itu, antara lain Nanang10, Toto Sugianto10, Chaerul D.J.-8, Supeno Adji10, Dewa11, Hermawan29 dan beberapa Alumni lainnya. Di sela-sela perbincangan Toto10 dan Rekan-rekan, tiba-tiba ”Anak Sedulur10” yakni Puteri dari Yogo Pranoto (Alm.) yang oleh Alumni Sedulur10 dibantu sekolahkan di PIP Semarang datang dan bergabung untuk memberikan Salam Hormat kepada Para Seniornya.

 ************* Marching Band ”Singosari” Dapat Kehormatan Iringi Proses Upacara Ada yang membuat kita bangga sebagai keluarga besar ”Singosari” dalam upacara wisuda itu, yakni Marching Band dari PIP Semarang mendapat kehormatan untuk mengiringi prosesi upacara wisuda yang digelar upacara ala militer. Sesekali dengan diselingi atraksi yang menantang, membuat para yang hadir terpukau. 

************** Berkat Jamu, Kuat Berdiri Tegak dan Lama Ssst...., jangan berasosiasi dulu kemana-mana terhadap judul di atas. Ungkapan itu untuk menggambarkan kesiapan beberapa peserta wisuda gabungan dari BP3IP khususnya Alumni P3B seperti Abdul Malik Wakid (AMW) 11 dan CS. Mengingat faktor fisik, ”Mister” Wakid-11 sadar bahwa upacara akan berjalan lumayan lama di bawah sengatan matahari. Namun semua itu bisa dilaluinya dengan sukses. Usut punya usut ternyata yang membuat mereka kuat berdiri tegak dan lama kira-kira satu jam lebih selama upacara adalah berkat jamunya yang khusus diramu dari Banyuwangi. ”Cukup menyuruput 5 sendok, wow dijamin kuat, tegak dan lama,” ujar AMW-11 setengah berpromosi. 

************** Lagi, Katua Umum KAP3B Punya Hajatan Bon Voyage Pada malam harinya setelah wisuda gabungan di Monas, BP3IP yang diketuai oleh Ridwan Setiawan-6 mengadakan upacara pelepasan terhadap 223 Master Pelaut yang berhasil digodog di lembaga yang dipimpinnya itu. Acara pelepasan yang biasa dikenal dengan istilan Bon Voyage diadakan di Gadung Balai Samudera Kelapa Gading yang dihadiri oleh Kepala Badan Pengembangan SDM Kementerian Perhubungan Deddy Darmawan. Dari 223 peserta Bon Voyage itu, 50 diantaranya adalah Alumni Mbah Bejan. Nampak hadir pula adalah Sylvister Hutahuruk-9 yang kini jadi Ketua KPI Priok dan beberapa Alumni lainnya. Beberapa diantara peserta dari “Singosari” adalah AMW11, Kol. Mardiono12, Rudi Pical12. Kepada Reporter KAP3B News, AMW11 mengatakan meskipun fisik sesekali harus didongkrak dengan jamu, namun ia lega semangat tetap kuat bisa terus belajar sampai jenjang akhir pendidikan ke Pelautan, dan tentunya kata Dia ini berkat dorongan rekan-rekan Alumni lain. Kendatipun belajar bisa di mana saja dan kapan saja. Kita bisa belajar dengan pengalaman hidup sehari-hari, selain juga belajar di lembaga formal. Sama saja, demi masa depan yang lebih baik. **KAP3B News**