Sunday, 24th June 2018 02:30:52
Error
  • Error loading feed data

Sosok: Anharuddin Siregar (Angk.III) P3B; Kerja Keras dr Petugas Pandu Sampai GM Terminal Petikemas

       Sebagian alumni P3B Semarang menyebutnya sebagai “Mbahnya” KAP3B, meskipun masih ada yang lebih “Mbah” lagi. Ya, itulah Capt. Anharuddin Siregar, MBA. Ia adalah salah satu alumni Singosari jurusan Nautika angkatan III yang lulus tahun 1978 yang saat itu P3B dipimpin oleh Capt. Rozaimi Yatim. Saat ini, lelaki kelahiran 1955 di Padang Sidempuan itu menjabat sebagai General Manager Unit Terminal Peti kemas Makassar sejak 2007 silam. Perusahaan yang Ia pimpin itu termasuk “mesin uang” andalan BUMN PT.Pelindo IV yang berpusat di Makassar. Berdasarkan data yang didapat News KAP3B, Anharuddin Siregar memulai karier sebagai abdi negara dari bawah, yakni petugas Pandu Bandar Pelabuhan Jayapura tahun 1983 di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Setelah Pelindo dinyatakan “disapih” dari induknya yakni Perla (Perhubungan Laut) dan menjadi Badan Usaha Milik Negara, maka Ia tetap di Kepanduan di Jayapura sebagai pegawai Pelindo IV. Tahun 1993 Ia ditarik ke kantor pusat (Pelindo IV di Makassar) dan ditempatkan sebagai Kepala Seksi Pemanduan, dan tahun 1995 Ia mendapatkan promosi sebagai Kepala Divisi Kepanduan. Berkat kerja keras yang Ia tunjukkan, maka Anharuddin yang kini dikaruniai 4 buah hati itu, pada tahun 1997 dipromosikan lagi untuk menjadi “raja kecil” yakni Kepala Cabang Pelabuhan IV Cabang Tarakan. Selanjutnya, tahun 2000 Ia kembali dipromosikan melalui jabatan di cabang pelabuhan yang kelasnya lebih tinggi lagi dari sebelumnya yakni sebagai General Manager Pelabuhan IV Balikpapan hingga 2003, dan selanjutnya ditugaskan lagi sebagai General Manager Pelabuhan IV Cabang Bitung, sampai akhirnya tahun 2007 saat Terminal Peti Kemas Makassar dinyatakan sebagai cabang tersendiri maka ia didaulat untuk menjadi General Manager di TPM (Terminal Peti Kemas Makassar).

       Kepada Reporter KAP3B News yang sempat menemuinya di kantor Beliau beberapa waktu silam, Anharuddin Siregar dengan gayanya yang akrab dan humoris mengakui, begitu perusahaan itu Ia pimpin, Ia banyak melakukan perbaikan sehingga kepuasan pengguna jasa lebih meningkat lagi dari sebelumnya. Berkat prinsip yang Ia camkan bahwapengguna jasa adalah ibarat raja, maka diam-diam menjadi magnet bagi pelayaran untuk memberikan apresiasi padanya. “Kalau tidak ada rintangan, Saya akan mendapatkan kehormatan untuk menerima penghargaan sebagai perusahaan di bawah DepHub secara teknisnya dalam kategori memberikan pelayanan yang prima. Penghargaan dari INSA Pusat yang akan diserahkan oleh pejabat penting di PERLA,” katanya dengan wajah bangga karena bisa berbuat maksimal untuk Bangsa dan Negara. Mengakhiri perbincangan singkat dengan Reporter News KAP3B, Anharuddin Siregar saat dipancing tentang kenangan di P3B, secara spontan Ia menyebutnya “Mr. Bejan”. Melalui Pak Bejan katanya, sikap kedisiplinan dapat Ia terapkan dan Ia rasakan sampai saat ini. “Kalau ditanya kenangan di asrama yang menggelikan adalah banyak sekali, misal ada tuh si anu yang terkenal jarang mandi, dan ada yang dikenal dengan joroknya hingga dikatakan sarungnya itu setahun tak pernah dicuci,” tutur Anharuddin Siregar dengan ketawa setengah mengenang masa lalu. SUKSES SELALU BUAT “TULANG” KITA.. MESKI MASUK GOLONGAN SI MBAH KAP3B, TAPI TETAP INGAT JUNIOR YANG KINI TERUS MENGOBARKAN API KOMUNIKASI ALUMNI SINGOSARI. **News KAP3B**