Get Adobe Flash player

Login KAP3B

Rekening KAP3B

Web counter

Today447
Yesterday670
This week2307
This month2307
Total763018

Visitor IP : 18.207.254.88
Unknown ? Unknown Thu 04 Jun 2020 13:37

 

Kalau cowok tak putus asa lantaran ditolak ketika ama ceweknya ketika mau melamarnya dan Ia tetap merayunya, itu hal yang biasa. Karena ini menyangkut urusan asmara, apalagi kalau sudah memuncak sampai ke ubun-ubun. Tapi kalau ada seseorang yang ngebet banget ingin membangun “kontak paseduluran” dengan para Alumni di masa sekolah yang penuh suka cita dulu itu mungkin bisa dikata luar biasa. Ya, itulah mungkin yang kini dilakukan oleh Hamid Hadun Angkatan 32. Berawal dari sebuah kerinduan terhadap masa pahit manisnya ketika melewati pendidikan kepelautan di “ Kampus Singosari”, membuat Hamid Hadun 32 “nekat” menelusuri jejak satu persatu Alumni yang ada di Bali.

Hamid Hadun 32 yakin, ketika beberapa kali secara tidak sengaja bertemu dengan Alumni “Mbah Bejan” dari berbagai angkatan, maka sangat mungkin masih banyak Alumni yang ada di Bali. Untuk itulah, Ia rela meluangkan waktunya untuk mendata satu persatu dengan system “Door to Door” ke sejumlah Alumni yang ada di Pulau Dewata tersebut. Tidak sia-sia, dengan segala pengorbanan waktu dan sebagainya maka apa yang menjadi obsesinya dapat terwujud. Klimaksnya, pada malam Minggu Tanggal 7 Agustus 2010 lalu, tercatat 18 mantan penghuni asrama “ Singosari” Semarang dapat berkumpul di sebuah rumah makan terapung di Bali. Ini tentunya terasa sangat bermakna, karena di sisi lain saat itu juga di Kampus P3B dan kini jadi PIP Semarang tengah berpesta merayakan puncak Dies Natalis ke 59. Suasana pertemuan, kata Hamid Hadun 32 kepada Reporter KAP3B News, sangat meriah danbermakna. Ternyata selama ini di antara mereka seperti halnya kisah dua sejoli anak jaman dulu yang baru memasuki masa usia asmara, mereka saling memendam rasa asmara tapi sama-sama enggan dan ragu untuk memujudkan rasa cintanya. Demikian halnya sejumlah Alumni yang ada di Bali, mereka ternyata rata-rata juga sama kepingin banget adanya tali silaturahmi di antara Alumni. Namun karena berbagai alasan jadinya ya maju mundur. Tetapi setelah satu di antaranya “nekad” karena memiliki tekad yang bulat yakni Hamid Hadun 32, maka kini satu lagi obor persatuan KAP3B daerah bertambah nyala di Bali. Hamid Hadun 32 merelakan untuk sementara sekretariat KAP3B Zona Bali berada di rumahnya yakni di Jl. Ngurahrai 838 Denpasar Bali. Tak jauh beda dengan alumni lainnya, suasana pertamuan sangat meriah. Tak ketinggalan ternyata sosok “Mbah Bejan” juga menjadi salah satu bumbu sedap dalam pertemuan itu yang ternyata tak terasa menyedot waktu sampai 3 jam.

 Menurut Hamid Hadun 32, salah satu hasil “Deklarasi Rumah Makan Apung” untuk anggota KAP3B Zona Bali antara lain agar obor paseduluran tradisi dijadwalkan minimal 2 bulan sekali bisa berkumpul secara bergilir tempatnya. “Malah untuk pertemuan pertama setelah lebaran nanti sudah diminta oleh Letkol. Suherman Angkatan IX. Selain itu, juga disepakati setiap pertemuan ada kontribusi kas ke Sekretariat KAP3B Zona Bali untuk kepentingan sosial anggotanya. Jadi seperti prinsip koperasi, dari anggota oleh anggota untuk anggota. **KAP3B News** SELAMAT DAN SUKSES ATAS TERBITNYA MATAHARI KAP3B ZONA BALI. AYO ZONA-ZONA LAIN MENYUSUL. TERUS KOBARKAN SEMANGAT TARUNAMU. BAYANGKAN SEJENAK BAGAIMANA TERIAKAN KHAS ALA MBAH BEJAN SAAT “MENGGODOKMU” DULU.