Get Adobe Flash player

Login KAP3B

Rekening KAP3B

Web counter

Today460
Yesterday618
This week460
This month3192
Total908560

Visitor IP : 54.208.73.179
Unknown ? Unknown Mon 18 Jan 2021 17:47

 

Tanpa banyak “basa-basi” dan langsung aksi. Itulah “greget”  yang ditunjukkan oleh Alumni  Taruni Singosari yang juga disebut sebagai “Srikandi  Singosari Semarang” (3-S) dalam menyalakan obor komunikasi di antara Mereka.

Ya, tanpa koar-koar, ternyata Srikandi Singosari Semarang (3-S) telah tercetus sejak April tahun 2014. Gagasan itu lahir dari 3-S yang ada di JaBoDeTaBek. Namun, benar-benar dimulai dari nol.  Awalnya satu persatu Mereka saling melempar wacana  untuk menyatukan “Srikandi Singosari Semarang” yang masih tercecer dalam  ruang dan waktunya masing-masing. Dan akhirnya begitu terkumpul 25 orang maka disepakatilah untuk mengadakan pertemuan  bulanan yang dikemas dengan aktifitas arisan yang memang identik dengan  kaum hawa.

Malahan, keberadaan “3-S”  makin diperkuat dengan dibentuknya pengurus, yakni Ketua dipercayakan kepada  Evita (28), Wakil Ketua Pujiningsing (29), Bendahara I Ika (35) Bendahara II Era (40), Sekretaris I Lilik (34) Sekretaris II Ama (46), Humas Erika (35) dan Yusdita (44).

Pada Sabtu 13 juni 2015,   “Srikandi  Singosari Semarang” mengadakan pertemuan di rumah Pujiningsih (29) di Tugu Utara Koja, Jakarta Utara.

Kepada Reporter KAP3B yang turut hadir di sana, Pujiningsih (29) mengatakan, saat ini telah terdata sekitar 30 an anggota “Triple S” alias “Srikandi  Singosari Semarang”.

Memang untuk perjalanan 3-S  ini pelan –pelan dan mengalir begitu saja, tidak ada target  muluk-muluk untuk segera terkumpul banyak. Butuh waktu dan proses. Yang penting  begitu ada kesempatan tak disia-siakan untuk menyalakan obor komunikasi. Sedikit demi sedikit lama –lama menjadi bukit. Itulah prinsipnya.

Kendati demikian, ke depan lebih jauh, “3-S” berharap sebagian besar  “Bedjaner’swati” Singosari dapat bergabung  dalam wadah silaturahmi dan komunikasi yang digalang oleh “3-S” itu. Sehingga juga tak berlebihan untuk “bermimpi” kelak para “Srikandi  Singosari Semarang” mengadakan reuni akbar di Kampus Semarang tempat dulu  Mereka ditempa mental dan pengetahuan yang sampai kini masih membekas.

Tentu saja ditegaskan, keberadaan  wadah silaturahmi “Srikandi  Singosari Semarang” itu bukan untuk tandingan Korps Alumni Pendidikan Perwira Pelayaran Besar (KAP3B) Semarang. Namun, justru malah akan menjadikan penguat sinyal silaturahmi yang selalu digaungkan oleh KAP3B Semarang, sehingga “Srikandi  Singosari Semarang” bisa memperkuat kepak sayap KAP3B Semarang.

Bravo SRIKANDI SINGOSARI SEMARANG…MAJU TERUS NYALAKAN OBOR SILATURAHMI ..

*NEWS