Get Adobe Flash player

Login KAP3B

Rekening KAP3B

Web counter

Today468
Yesterday572
This week1609
This month9660
Total760043

Visitor IP : 3.235.172.213
Unknown ? Unknown Sat 30 May 2020 18:05

Pak Bedjan benar-benar menjadi figur yang fenomenal dari perjalanan Koprs Alumni  Pendidikan Perwira Pelayaran Besar  (KAP3B) Semarang  atau biasa dikenal dengan  “Bumi Singosari”. Maka jangan heran,  jika sakitnya  Pak Bedjan  juga akan  menjadi  rasa keprihatinan bersama  seluruh  penjuru Alumni Singosari itu. 

Setelah pada Bulan Maret 2012 lalu sempat dirawat di Rumah Sakit dan semua  biaya “diberesi” oleh KAP3B,  baru-baru ini  tepatnya  tanggal 17 Oktober 2012 Pak Bedjan  kembali  harus dirawat di  Rumah Sakit.   

Keputusan ini  berawal dari  info dari Ibu Bedjan kepada  DPP KAP3B  yang melaporkan  kondisi kesehatan Pak Bedjan yang  terus menurun. Akhirnya  setelah melalui koordinasi antara Ketua Umum DPP KAP3B dan  Sekjen yang  mengarahkan  agar  Zona Khusus Semarang  mengambil langkah-langkah teknis untuk berdiskusi dengan Bu Bedjan, maka  akhirnya  diputuskan  untuk  membawa Pak Bedjan dirawat di RS Pantiwiloso Dr Cipto Semarang.  Keputusan penting lainnya adalah semua biaya  di Rumah Sakit akan ditanggung oleh Alumni yang dikoordinir  melalui DPP KAP3B. 

Hasil  diagnose, Pak Bedjan  harus menjalani  operasi  Prostat.  Alhamdulillah,  operasi  telah berlangsung sukses  hari Senin 22 Oktober  2012 pagi. 

Ketua KAP3B Zona Khusus Semarang, Hartanto-28  saat dikonfirmasi mengatakan,  apa yang telah diinstruksikan  oleh DPP KAP3B  telah dijalankan. Bahkan, pihaknya  telah  melakukan  kreatifitas dengan  mengirimkan  Taruna  yang senggang  untuk  melakukan jaga  giliran untuk Pak Bedjan selama  di Rumah Sakit. 

“Belum ada keputusan  dokter kapan Pak Bedjan  kira-kira  bisa  pulang, karena  masih dalam  observasi Tim Medis di sana. Setiap perkembangan dan langkah-langkah selalu Kita sampaikan kepada Pengurus DPP melalui Sekjen. Kita doakan  cepat atau lambat  Beliau segera  pulang dengan baik,” kata Hartanto. 

Ditambahkan,  asumsi  biaya perawatan Pak Bedjan selama di Rumah Sakit  adalah sekitar Rp20 juta. Berdasarkan informasi, selain Taruna dan Pengurus Zona Khusus Semarang, sejumlah Alumni juga berkesempatan membezuk Pak Bedjan. 

*News