Get Adobe Flash player

Login KAP3B

Rekening KAP3B

Web counter

Today451
Yesterday572
This week1592
This month9643
Total760026

Visitor IP : 3.235.172.213
Unknown ? Unknown Sat 30 May 2020 17:19

 

Bagi Toto Sugianto, baik secara pribadi maupun  Almamater, sosok Pak Bedjan benar-benar menjadi sebuah  bagian dari sejarah hidup  dalam proses  perjalanan pendidikan Alumni P3B Singosari Semarang. Hal ini tentu saja juga dirasakan oleh Alumni lainnya yang merasakan  pahit manisnya saat ditangani Pak Bedjan. Maka tak heran, di sela-sela  acara  pemberian Kuliah Umum untuk CaTar di Kampus PIP Semarang, Toto Sugianto  tak menyia-nyiakan  peluang  yang ada. 

Dari Bandara  Udara Ahmad Yani  Semarang, Toto Sugianto yang memang sudah ditunggu oleh “Sohib” Sedulur Sepuluh  yakni  Agusthinus Botha-10  tidak langsung ke Kampus  namun  mencari jejak Alumni  Teguh Irianto -12  yang sedang sakit untuk keperluan bezuk,  namun  belum bisa menemukan karena sudah pindah alamat. Selanjutnya, perjalanan dilanjutkan ke Rumah Pak Bedjan  di Perumahan Tlogosari untuk sekedar silaturahmi dengan sosok yang  namanya telah  terpatri  dan menjadi icon Alumni Singosari.  Di rumah Pak Bedjan ini, selain Mr. Botha-10, turut  bergabung juga personil Sedulur Sepuluh yang ada di Semarang yakni  Sukari dan Pramono Supangkat. 

Kondisi Pak Bedjan yang begitu  nampak sehat untuk seumurannya yang sudah 78 tahun, Toto Sugianto tampak senang melihatnya dan sesekali memberikan apresiasi dan doa agar tetap sehat dan semangat. 

Setelah  bercengkerama cukup lama  yang diwarnai canda tawa, dan bahkan sesekali Botha-10  berani  lebih  mencairkan suasana dengan  joke-joke khasnya membuat Pak Bedjan hanya ketawa-ketawa saja. (Mungkin dalam  benak hati  Botha-10  berkata  kapan lagi bisa  “ngledek”  Pak Bedjan, kalau dulu saat di Kampus mana berani…?). Selanjutnya “Delegasi  Kecil” langsung berpamitan kepada Pak Bedjan dengan  ditandai doa agar tetap diberikan  kesehatan dan  juga menyerahkan “Tali asih”.

*News