Get Adobe Flash player

Login KAP3B

Rekening KAP3B

Web counter

Today497
Yesterday509
This week2652
This month16556
Total842253

Visitor IP : 54.237.183.249
Unknown ? Unknown Fri 25 Sep 2020 22:46

Sejak kecil si Bejan takut sama polisi Mamanya selalu menakut-nakuti apabila si Bejan nakal,kata mamanya kalau kamu nakal tak bilangin Polisi biar kamu dihajar dan dimasukin ke sel. si Bejan menjadi trauma apabila membayangkan perangai seorang Polisi yang berbadan besar dan berkumis tebal. Pada suatu ketika si Bejan sedang bermain dengan temannya, tiba-tiba lewatlah seorang yang berbadan besar dan berkumis tebal. Maka tanpa pikir dua kali, si Bejan lari tunggang langgang dan ngumpet kedalam rok mamanya. Dan ......... kemudian si Bejan teriak .............. ackhhhhhhhhhhhhhhhhh Mama : Ada apa Bejan tegur mamanya, .............. mama aku takut. Mama : Ada apa, sekali lagi tegurnya. Bejan : Ternyata mama malah ngumpetin Polisi didalam rok. Mama : Mana mungkin mama ngumpetin Polisi Bejan : Itu ma didalam Rok mama ada Polisi Mama : Dasar kamu Bejan ........ Ternyata mama lupa gak pakai CD, sehingga si Bejan melihat kumis Polisi yang lebat ickh ....ickh .... ickh ........ Rizki pemberian Tuhan Si Miskin merenung dalam kesedihannya karena sebentar lagi sudah mau ajaran baru sekolah anaknya yang akan memasuki SMP, dia sudah bekerja banting tulang, ternyata hasilnya kok ngene-ngene ae... Dalam renungannya otaknya berputar memikirkan bagamana jalan keluarnya nanti agar anaknya tetap bisa sekolah dan berlanjut. Maka berdoalah dia dan memohon dengan jampi-jampi pamungkas agar diberikan rizki yang halal dan terakhir dia menulis surat yang di alamatkan kepada Tuhannya, kemudian dikirimkan ke kantor pos. Pihak kantor pos kebingungan, karena alamat surat tersebut kepada Tuhan. maka akhirnya surat tersebut dikirimkan kepada Polisi untuk menanyakan alamat tersebut dan dapat memberikan solusi agar surat tersebut dapat sampai kealamat. Polisipun bingung, dan dibukalah surat tersebut yang isi suratnya adalah permohonan si Miskin kepada Tuhan untuk diberikan Uang. Akhirnya Polisi membalasnya via wessel kepada si Miskin. Alangkah bahagianya si Miskin setelah menerima jawaban surat permohonannya kepada Tuhan dan disuruh mengambil wessel ke kantor pos terdekat. Namun betepa terkejutnya si Miskin setelah menerima uang dari kantor pos. Sesampainya dirumah dia merenunglagi dan berucap terimakasih Tuhan, Engkau telah kabulkan permohonan hamba, tetapi kenapa kirimannya tidak sesuai dengan yang hamba minta Tuhan. Hamba kan minta dikirimi Rp. 5.000.000,- kenapa kok yang saya terima hanya Rp. 500.000,- Kalau begitu Tuhan lainkali jika mengirim lagi jangan dititipkan kepada Polisi ya Semoga artikel ini dapat menhilangkan ketegangan teman-teman semua. Selamat Natal dan Tahun Baru 2009 Salam, Dewa-XI