Tuesday, 21st August 2018 13:07:37

JURNAL : Mengintip Kemeriahan BACK TO CAMPUS 20 TH SOLAS 34

 

Setelah 20 tahun silam meninggalkan  “Kawah Chandradimuka”  Kampus P3B Semarang,  kemarin pada Tanggal 15 s/d 16 Juli 2017 Angkatan-34  mengadakan acara Back To Campus   yang dikemas dalam Agenda Reuni Akbar . “Hajatan  Besar” Angkatan yang  juga menjuluki dirinya dengan sebutan “Solas-34” ini, (Solas : Solid and Success) menjadi “magnet” bagi Personilnya. Sebab,  hadir di sini 150 Alumni-34 ditambah keluarga.  Acara kian penuh spirit lantaran dihadiri sejumlah Pengurus DPP KAP3B Semarang, antara lain Ketua Umum/Toto Sugianto,  Ketua I /Awaludin Fauzi, Sekretaris Jenderal/I Dewa Putu GS, Dewan Penyantun/ Djoko Sungkono dan beberapa Alumni simpatisan.

Pada hari Jum’at sore 14 Juli 2017, Personil Solas-34  dari berbagai penjuru wilayah  sudah berbondong-bondong melakukan  Check In ke Hotel tempat Mereka  menginap. Barulah Sabtu Pagi (15 Juli 2017) Mereka  ke Kampus  “Singosari”  (PIP Semarang) untuk memulai  agenda Reuni Akbar itu. Tema yang diangkat adalah "Melalui Reuni Kita Jalin Silaturahmi dan Kita Rangkul Kembali Angkatan 34 Menjadi Angkatan yang SOLAS "Solid and Success".

Seperti yang sudah-sudah  dalam  Back to Campus  Angkatan lainnya, mengawali   Hajatan di  Kampus itu Solas-34 mengikuti  Apel Pagi sebagai ucapan Selamat Datang bersama Taruna/Taruni Angkatan 52 dan 53. Bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Mayor Laut (P) Tomy Ronaldi, M.Mar.  dan Inspektur Upacara adalah Sidrotul Muntaha mewakili Manajemen PIP Semarang.

Dalam sambutan pada Amanat Inspektur Upacara, Sidrotul Muntaha  sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi  kepada Angkatan -34 (Solas-34)  yang  menggelar acara Back To Campus ini. Sebab, ini sebagai salah satu bukti bahwa Solas -34 masih cinta dengan Almamater dan Cinta Kampus tempat Mereka dulu dicetak mental dan  fisiknya yang penuh dengan  cerita, suka dan duka yang sulit untuk dilupakan. Selain itu, dengan kehadiran Alumni dengan segala profesi masing-masing  diharapkan akan menjadi motivasi bagi Yuniornya yang masih menjalani masa “Penggemblengan” di Kampus.

Menutup  Apel Pagi penyambutan, Solas-34 menyerahkan cindera mata kepada Kampus PIP Semarang berupa Laptop senilai Rp14.5 juta dan Portable Wireless Mic senilai Rp10.8 juta. Cindera mata secara simbolis diserahkan oleh Ketua Panitia, Ahmad Dori-34 kepada Ketua Umum DPP KAP3B Semarang Toto Sugianto untuk diteruskan kepada Inspektur Upacara Sidrotul Muntaha. Tak ketinggalan, mewakili Solas -34 di TNI AL, Mayor Laut (P) Tomy Ronaldi, M.Mar menyerahkan miniatur Pedang  sebagai lambang kehormatan perwira yang diserahkan kepada SekJen DPP KAP3B Kol.(P) I Dewa Putu GS. Untuk selanjutnya diserahkan ke manajemen Kampus PIP Semarang melalui Inspektur Upacara.

-----------------------------------------------------------------------------

PERNAK-PERNIK  : Dari Aksi , Motivasi dan Kapal Selam

Usai mengikuti Apel Pagi penyambutan, Solas-34 dan Keluarga  disuguhi penampilan Drum Band Gema Perwira Samudera kebanggaan PIP Semarang yang penuh aksi  teatrikal. Atraksi Drum Band kian menjadi “gerr..”  ketika sejumlah Personil Solas-34 yang dulu juga mengikuti kegiatan serupa terjun ke lapangan mengambil  alih peralatan Drum Band dari Taruna/i  dan memainkannya dengan penuh trampil. Lagi-lagi, pemandangan kian menyedot perhatian lantaran ada yang memainkan alat Drum Band seraya memanggul rekannya di pundak dan meliak-liuk  memainkan alat.

Setelah  menyaksikan  seni Drum Band dan atraksi lainya, Solas-34 beserta Keluarga melakukan visit ke Kompi, tempat Mereka dulu  tinggal dalam waktu cukup lama, sehingga di sinilah juga lahir “sejuta cerita” suka dan duka dan tentu ada yang menggelitik  untuk dikenang kini.  Di sini Keluarga ditunjukkan sebuah “saksi bisu”  bagian dari proses perjalanan Solas-34.

Setelah itu, sejumlah perwakilan Solas-34 mendapatkan kehormatan untuk berbagi motivasi kepada Taruna/ni  “Singosari” yang masih menjalani masa proses pendidikan. Motivator Solas-34  Agus Sutikno yang mengaku malang –melintang menjalani  profesi di dunia kepelautan dan kini menduduki jabatan sebagai  Vessel Vetting Inspector  di Pertamina Perkapalan mengawali berbagi motivasi. Intinya, mengajak kepada Taruna/i untuk giat belajar dan pada saatnya saat berkiprah di lapangan jangan minder. Termasuk kepada SDM serupa dari asing. Sebab, katanya, tak semua SDM asing itu lebih baik dari  Kita. Dalam banyak hal di atas kapal, SDM Indonesia lebih berkualitas dari asing. Motivator Solas-34 lainnya, yakni Mayor Laut (P) Tomy Ronaldi, M.Mar.  dan AKP Puguh Suwito juga berbagi motivasi yang juga memacu semangat bahwa kesempatan berkarir dari “Singosari” sangat luas, baik di TNI –POLRI, Pelayaran  dan profesi lainnya. Namun semua itu harus diiringi prinsip keyakinan, tekun belajar dan berusaha.

Ketua I DPP KAP3B, Awaludin Fauzi mendapatkan "sampur" (jatah) untuk menyimpulkan pesan moral dari sejumlah Motivator Solas-34. Ia menegaskan, apapun profesi dan kesuksesan yang diraih oleh “Jebolan Singosari”,  perlu dicamkan dalam hati, bahwa Kita adalah Alumni  Pendidikan Perwira Pelayaran Besar Semarang. Dan kini satu-satunya wadah organisasi  Alumni adalah KAP3B Semarang. Untuk itulah, Ia mendorong agar semua Alumni, termasuk Solas-34 menjadi Anggota KAP3B Semarang secara formal yakni dengan memiliki KTA (Kartu Tanda Anggota) dengan proses registrasi.

Menjelang makan siang, Solas-34 beserta keluarga meng-agendakan untuk makan bersama  ala Taruna di Menza bersama dengan para  Yuniornya. Dengan demikian, tradisi Taruna pun harus ditempuh sebelum makan siang, yakni Apel  Siang yang juga harus melalui lari mengelilingi lapangan Menza bersama Taruna/i dan tak ketinggalan ambil posisi serong untuk push up terlebih dahulu.

Tak hanya itu, di tengah-tengah menikmati lahapnya makan, Solas-34 pun harus rela bersembunyi ke kolong meja secara dadakan begitu pluit tanda bahaya gempa dibunyikan, dan aksi ini hingga berkali-kali yang membuat suasana jadi gerr….

Dari Reuni Solas-34 ini, menurut hemat Reporter kap3b.net yang mendapatkan kehormatan  untuk difasilitasi meliput proses Back To Campus  Solas-34, ada hal yang menjadi catatan kecil. Yakni, dari sekian Personil Solas-34 dengan masing-masing profesi yang menjadi kebanggaannya, ada satu Personil Solas-34 yang kini bertugas di Kapal Selam kebanggaan  Negara  di bawah  TNI AL, yakni Mayor Laut (P) Raden Nurcahyo Dwi Asmoro, S.Si.T., dengan jabatan Perwira Pelaksana. Ia satu-satunya Alumni Singosari yang mendapatkan kesempatan masuk ke operasional Kapal Selam, setelah melalui proses seleksi yang cukup ketat. Raden Cahyo berdinas di unit Kapal Selam sejak tahun 2007 hingga kini. Ia mengaku bangga dapat membawa nama “Singosari” di dunia Kapal Selam.

------------------------------------------------------------------------------------------

Gala Dinner dan Aksi Peduli

Agenda puncak Reuni  20 Th. Solas-34 adalah Gala Dinner, hiburan  dan ramah ramah yang dipusatkan di sebuah Auditorium Hotel tempat Mereka menginap. Dalam kesempatan ini, hadir  Capt. Suherman mewakili Manajemen PIP Semarang, Ketua Umum DPP KAP3B Semarang, Toto Sugianto, SekJen, I Dewa Putu GS, Dewan Penyantun Djoko Sungkono dan sejumlah  undangan Alumni  Angkatan lainnya.

Dalam sambutannya, atas nama manajemen PIP Semarang, Capt. Suherman juga  memberikan apresiasi kepada Solas-34. Ia juga mengharapkan  Alumni yang telah eksis dapat membantu bagi Adik-Adik Yuniornya untuk proses Praktek.

Sementara itu, Ketua Umum DPP KAP3B Semarang, Toto Sugianto dengan khasnya yang tak pernah bosan mendorong bagi Alumni untuk membangun silaturahmi melalui wadah KAP3B Semarang dan sedikit dengan gaya “menyentil” secara positif, juga mengharapkan kepada Solas-34 yang kini  mulai Nampak geliatnya untuk terus solid seperti dalam Tema yang diusung pada Reunii kali ini. Ia juga meminta kepada Personil Solas-34 untuk mendukung pengurus Koordinator Angkatan-34 yang selama ini menjadi “jembatan” ke organisasi DPP KAP3B Semarang .

Sedangkan Ketua Panitia Ahmad Dori dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih kepada sejumlah tamu kehormatan yang hadir dalam acara Solas-34 itu. Tak ada gading yang tak retak, dengan segala kelebihan dan kekurangan acara, Ia mengharapkan untuk dibukakan pintu maaf dan semua akan menjadi catatan evaluasi bagi Solas-34 untuk ke depan lebih baik lagi.

Pada kesempatan itu, selain pada siangnya telah memberikan  “tanda mata” kepada Kampus PIP Semarang, Solas-34 juga memberikan tali asih berupa uang Rp5 juta dan bingkisan kepada Keluarga dari rekan mereka yakni Bayu Rahmawanto (Alm.) yang  lebih dulu menghadap kepada  Sang Pencipta. Selepas gala dinner, diadakan rapat evaluasi kegiatan reuni dan pembahasan rencana ke depan Angkatan 34.

Sebagai tambahan, menurut Wakil  Ketua Panitia Agus Sutikno yang dalam hal ini Ia begitu fokus mengawal jalannya acara bersama Panitia lain, mengatakan bahwa Reuni 20 tahun Solas-34 itu telah digagas sejak 2 tahun lalu, dan iuran Anggota sangat terjangkau dengan menerapkan system subsidi silang. Spiritnya adalah agar kehadiran pada Hajatan ini maksimal dan tidak terlalu menjadi beban bagi Anggota, dan ini telah terwujud, dengan dihadiri 135 Personil Solas-34, termasuk besar pesertanya dalam sejarah Reuni Angkatan di Kampus Singosari. BRAVO SOLAS-34….

*News/A. Habib