Get Adobe Flash player

Login KAP3B

Rekening KAP3B

Web counter

Today335
Yesterday669
This week5018
This month15947
Total860880

Visitor IP : 18.207.102.38
Unknown ? Unknown Sun 25 Oct 2020 11:39

 

Alumni  “Kawah Candradimuka Singosari Semarang” Angkatan -33 yang juga menyebut diri sebagai “Bolo-33” tak mau ketinggalan dalam  menyalakan obor Almamater, seperti halnya sejumlah Angkatan lainnya.  Hal itu dibuktikan melalui  aksi Reuni Akbar 20 tahun dengan Back To Campus pada tanggal 16 s/d 18 September 2016  lalu.

Gong acara Reuni “Bolo-33” adalah pada hari Sabtu 17 September 2016 di Kampus PIP Semarang, tempat Mereka dulu ditempa mental dan pengetahuan tentang dunia kepelautan. Hadir dalam  reuni itu tercatat 96 Bolo-33 dari jumlah total Taruna/i Angkatan-33 sebanyak 225 Taruna. Awalnya yang menyatakan confirm dan berpartisipasi untuk Rauni itu ada 189 orang, namun lantaran factor tugas dan lainya, maka yang bisa hadir 96 orang.

Gong Reuni diawali dengan upacara penyambutan oleh Kampus PIP Semarang sekaligus dijadikan satu dengan prosesi upacara pembukaan Masa Dasar Pembentukan Karakter (MADATUKAR) Taruna Crash Program (Diploma III) Kompetensi Pelaut. Bertindak sebagai Inspektur Upacara  penyambutan Bolo-33 ini adalah Pembantu Direktur III (PUDIR-III) PIP Semarang Capt. Suherman.

Nampak juga hadir adalah Ketua Umum DPP KAP3B Semarang Toto Sugianto dan beberapa pengurus, yakni Djoko Mijarso (Sekjen-2) Capt. TImbul Arifin (Bendahara-1), perwakilan KAP3B Zona Khusus Semarang Pieter Rumaropen.

Bolo-33 yang menggunakan atribut topi khas pelaut ikut menjadi bagian dari pasukan dalam upacara. Selama kurang lebih setengah hari, Bolo-33 harus rela kembali menjadi “Taruna”.

Usai upacara pembukaan,  Bolo-33 dan keluarga yang turut hadir di Kampus PIP Semarang itu disuguhi aksi kebolehan Marching Band Gema Perwira Semudera kebanggaan Kampus “Singosari”. Setelah itu, Mereka menambah suasana keakraban  dengan aksi game-game yang menarik, seperti tarik tambang, ular-ularan dan lainnya yang juga melibatkan anak serta keluarga. Selanjutnya untuk memperkuat kenangan, Bolo-33 dan keluarga melakukan  visit asrama tempat Mereka dulu “Mondok” yang tentu saja sarat dengan setumpuk kenangan pahit getir dan manis.

Menjelang makan siang, Bolo-33 juga harus ikut apel makan siang di lapangan bersama Taruna/ni sebagai tradisi sebelum santap siang di Menza. Lagi-lagi di sini Mereka harus membuktikan sebagai Taruna. Di tengah terik panas lapangan Menza apel makan siang itu kemampuan push up Bolo-33 kembali diuji. Selain itu usai apel juga harus rela loncat katak atau jalan jongkok menuju ruang makan Menza. Karuan saja  ungkapan “Ampun senior…ampun senior….” spontan keluar di sana kala itu. Bahkan, ada yang terlambat datang di barisan, harus rela push up.

Tidak berhenti di situ. Saat makan siang di dalam Menza bersama Taruna/i , Bolo-33 harus rela “Nyungsep” ke kolong meja makan kala mendengar pluit dari Instruktur dan teriakannya untuk menertibkan prosesi makan siang khas Taruna/i.

Usai makan siang, sejumlah perwakilan Bolo-33 memberikan dan berbagi motivasi kepada Taruna/ii yang  intinya mendorong untuk terus semangat belajar dan memanfaatkan waktu selama menjadi Taruna/i. Masa depan pekerjaan lulusan PIP Semarang sangat terbuka bagi berbagai profesi, selain pelaut dan ini telah dibuktikan oleh para Alumni. Kegiatan Bolo-33 usai  “ISHOMA” adalah melakukan ziarah ke makam Pak Bedjan sebagai sosok yang menjadi icon Alumni. Kebetulan, Mereka juga masih merasakan  kiprah Pak Bedjan dalam pendidikan mental Taruna/i. Pada malamnya, Reuni Bolo-33 setelah 20 tahun keluar dari Kampus diakhiri dengan acara Makan Malam bersama di Hotel Horison Simpang Lima dengan penuh keakraban dan suka cita.

Pada acara Makan Malam itu, Ketua Umum DPP KAP3B Toto Sugianto dalam sambutannya tak bosan-bosannya untuk mendorong Alumni, agar terus menjaga obor silaturahmi melalui wadah KAP3B Semarang. Ia juga mengingatkan, semua lulusan “Singosari” adalah Alumni Pendidikan Perwira Pelayaran Besar, sehingga meskipun nama lembaga “Singosari” yang  banyak mengalami perubahan nama dan kini menjadi PIP Semarang, maka lulusannya adalah Alumni Perwira Pelayaran Besar (P3B) Semarang.

Ketua Panitia Reuni Bolo-33 dan juga Koordinator Bolo-33 terpilih pada moment itu, Adi Suryanto memberikan apresiasi kepada Anggota atas suksesnya acara Reuni Bolo-33, tak ketinggalan juga apreasi dan ucapan terima kasih disampaikan kepada Manajemen PIP Semarang serta Ketua Umum Toto Sugianto  beserta sejumlah jajaran Pengurus yang turut mengikuti acara hingga selesai. Sementara itu, Koordinator Bolo-33 untuk JaBoDeTaBek Nofrizal kepada Reporter kap3b.net mengatakan Reuni Akbar Bolo-33 tercetus setahun sebelumnya dan iniah hasilnya berkat kerja keras bersama.

Dalam acara Reuni itu, Bolo-33 memberikan tanda mata kepada Kampus PIP Semarang berupa uang operasional Rp14.9 juta dan souvenir unik berupa ukiran selongsong peluru warna emas. …Bravo Bolo-33…””””

*News