Get Adobe Flash player

Login KAP3B

Rekening KAP3B

Web counter

Today338
Yesterday669
This week5021
This month15950
Total860883

Visitor IP : 18.207.102.38
Unknown ? Unknown Sun 25 Oct 2020 11:45

 

Alumni P3B Semarang  Angkatan-10 (Sedulur Sepuluh = SeSe) terus berkomitmen menjaga tradisi silaturahmi. Salah satu tradisi  yang diupayakan untuk terus terpelihara adalah setiap ada personil di antara “SeSe” yang  dipanggil  oleh Sang Khaliq, maka keluarga yang ditinggalkan mendapatkan  tali asih. Bantuan  berupa tali asih itu  hasil  “arisan” sepontanitas  melalui woro-woro.

Seperti yang dilakukan baru-baru ini  yakni  atas meninggalnya  Herman Sitepu -10  di  Pekanbaru  pada 14 Juni 2016 lalu, maka pada tanggal  15 – 16 Juni  Juni, Toto Sugianto-10 sebagai perwakilan  “SeSe”  datang  melayat dan menyerahkan  tali asih kepada Keluarga  Herman Sitepu (Alm.)

Koordinator “SeSe”, Syamsu Kahar mengatakan,  begitu mendapatkan kabar maka langsung membuat “woro-woro” untuk  amal guna menjaga tradisi silaturahmi tersebut. Dalam  hal ini terkumpul Rp15 juta dan diserahkan melalui Delegasi SeSe Toto Sugianto yang juga Ketua Umum DPP KAP3B Semarang.

“Jadi selalu Kami tekankan, bahwa  jangan dilihat dari nominalnya, karena sifatnya spontanitas, akan tetapi nilai dan spirit silaturahminya yang diharapkan menjadi  hal  positif yang bisa dijadikan  dorongan bagi yang lainnya,” kata Syamsu Kahar.

Sementara itu, Toto Sugianto  dengan  “gaya  jenakanya” mengatakan,  meski sebagai Ketua Umum DPP KAP3B Semarang, namun dalam hal ini  harus  mengatakan  “siap komandan” begitu  mendapatkan instruksi dari  Syamsu Kahar sebagai Koordinator SeSe.

*News.