Get Adobe Flash player

Login KAP3B

Rekening KAP3B

Web counter

Today274
Yesterday669
This week4957
This month15886
Total860819

Visitor IP : 18.207.102.38
Unknown ? Unknown Sun 25 Oct 2020 10:22

 

Alumni P3B Semarang  Angkatan 10  atau   yang  lebih  dikenal  dengan  sebutan “Sedulur  Sepuluh” (SeSe)  terus menjaga  tali silaturahmi  di antara Mereka. Salah satu dari sekian  rangkaian moment  untuk memperkuat  silaturahmi  adalah  memberikan  “tali asih” kepada  Keluarga  yang  ditinggal  pergi  untuk menghadap Sang Pencipta.

Seperti yang  dilakukan  beberapa  waktu  lalu (29 Mei 2016),  yakni  penyerahan bantuan  dari SeSe kepada Keluarga   Iman Zainufi. 10  asal  Pati yang  meninggal  bulan lalu.  Penyerahan  bantuan tali asih  sebesar  Rp20 juta dilakukan oleh Koordiantor 10 Syamsu Kahar  bertempat di Sekretariat  KAp3B Zona Khusus  Semarang   di lokasi Kampus “Singosari”. Bantuan diterima oleh Istri Almarhum.  Saat menerima bantuan, Ia tak henti-hentinya menampakkan keharuan dan  mengucapkan banyak terima kasih kepada Keluarga Besar SeSe.

Sebelumnya, saat hari meninggalnya Iman Zaenufi Sedulur  Sepuluh juga telah menyerahkan bantuan uang duka sebesar Rp5 juta kepada Keluarga Imam J. bersamaan dengan  ta’ziyah.

Koordinator SeSe Syamsu Kahar mengatakan,  bantuan ini adalah  dikumpulkan secara spontan  alias “Saweran” dari sejumlah personil  SeSe  melalui  woro-woro yang disebar  di media social antar Mereka.

“Jadi ini spontan, dan tidak  mengganggu  uang kas  dari  SeSe. Dan ini adalah  bagian dari tradisi SeSe untuk terus menjaga dan mengobarkan  semangat silaturahmi dan semoga  bisa menjadi  spirit bagi  yang lainyya,” kata Syamsu Kahar.

Lebih lanjut dikatakan, masih dalam  kerangka  menjaga silaturahmi, pada bulan Puasa Ramadhan  2016 ini atau 1437 H nanti, SeSe juga akan melakukan Safari  Ramadhan di berbagai daerah  untuk memberikan tali asih  kepada Keluarga SeSe atau Janda SeSe , seperti  halnya yang sudah-sudah. “Jadi bukan nilainya berapa yang  Kita serahkan, tetapi makna silaturahminya yang  perlu dicatat,” kata Syamsu Kahar.

*News