Get Adobe Flash player

Login KAP3B

Rekening KAP3B

Web counter

Today920
Yesterday1099
This week6185
This month25801
Total945107

Visitor IP : 3.232.129.123
Unknown ? Unknown Sat 27 Feb 2021 22:39

 

Setelah  mencatat  predikat sukses  pada Reuni  Religi berupa Umrah Bersama pada  Juni   2013, kini Sedulur -10 alias “SeSe” kembali  mengadakan acara Umrah Bersama Jilid II pada Tanggal 26 April s/d 4 Mei 2015.

Pada Umrah Bersama Jilid II ini, diikuti Sedulur-10 dan Keluarga sebanyak  80 an orang yang belum tertampung pada program Umrah Bersama gelombang pertama.

Lagi-lagi, seperti  sudah menjadi “icon” Sedulur -10, tiap Mereka kumpul pasti ada yang berbeda dan  menjadi khas, yakni salah satunya “tradisi” push up bagi yang melakukan “kesalahan”. Tak pandang bulu di mana berada. Termasuk ya di arena Umrah itu. Misal, kalo terlambat kumpul sesuai dengan waktu yang disepakati—seperti yang dialami oleh Syafrizal Duin (lihat foto), Ia harus menyantap menu “push up” gara-gara terlambat kumpul. , ok siap…!...satu …dua..tiga …., kontan saja suasana menjadi  gerrr…

Yang menarik dari kreasi Sedulur-10 dalam hal Umrah Bersama ini adalah, paket yang diambil adalah paket “hemat”, yakni program  efisien yang ditawarkan pusahaan travel TISA Tour  dengan pembayaran jauh lebih murah, namun dafar tunggu sekitar 1 tahun. Artinya, setahun sebelum hari H-nya sudah menyetor dana yang jauh lebih murah.

Namun yang terpenting di sini adalah sepirit Seduur-10 untuk terus berkreasi dalam mempertahanan ikatan silaturahmi sesama “Bedjan Singosari”.

Toto Sugianto-10 yang juga  dikenal sebagi salah satu  “motivator” Alumni dan turut kembali mengikuti Umrah Bersama itu mengatakan, apa yang dilakukan oleh Sedulur -10 itu perlu dilihat dari sisi spirit  silaturahminya. Artinya, silaturahmi itu bisa dibangun meski harus penuh warna dan dinamika dengan adanya nawaitu atau niatnya. Kalau niat tidak kuat ya sulit diwujudkan. Ini bisa menjadi inspirasi bagi Alumni yang lain bahwa salah satu kunci silaturahmi adalah niat yang kuat.

*News