Get Adobe Flash player

Login KAP3B

Rekening KAP3B

Web counter

Today454
Yesterday618
This week454
This month3186
Total908554

Visitor IP : 54.208.73.179
Unknown ? Unknown Mon 18 Jan 2021 17:28

 

Dari serangkaian acara napak tilas ke “Kampus Singosari” pada Sabtu 11 Oktober 2014 lalu, Angkatan 16 melaksanakan  Rapat Akbar untuk menguatkan haluan paguyuban itu ke depan, yang salah satunya adalah pemilihan Ketua (Koordinator) Singo-16 serta mempertajam program. Muaranya hanya satu, demi solidnya paguyuban itu.

Melalui proses pemilihan langsung,  Hidayat yang sebelumnya Koordinator SIngo-16 untuk Wiayah Surabaya, kini ditetapkan menjadi ‘Nakhoda’ Singo-16 dan Kol. M.Mursyid menjadi Wakil Ketua serta Hadi Purnomo dipercaya menjadi Bendahara.

Selain menetapkan pimpinan, Musyawarah Singo-16 itu juga menyepakati untuk diadakan pertemuan besar satu kali dalam setahun. Hidayat juga menawarkan bagi yang beragama Islam untuk diadakan Reuni di Tanah Suci dalam program Umrah Bersama. Sedangkan yang beragama lain, bisa diadakan sesuai dengan tempat-tempat  sucinya.

Meski demikian, silaturahmi yang sifatnya insidentil, misalnya jika ada yang sakit, atau meninggal ataupun jika ada yang  “hajatan” dan dalam moment lainnya, maka Singo-16 juga tetap sepakat untuk dilestarikan. Bahkan, sebaiknya program pertemuan kecil-kecilan yang sudah berjalan seperti arisan diharapkan tetap dilestarikan.

 

Jalan Panjang Menuju Reuni

Ada yang menarik untuk dijadikan motivasi  dari perjalanan Singo-16 hingga pada akhirnya berhasil mewujudkan symbol cinta Almamater dengan napak tilas ke Kampus Singosari.

Ketua Panitia Reuni Back to Campus, Kol. M.Mursyid  menuturkan, gagasan untuk reuni ke Kampus PIP Semarang itu tercetus pada Agustus 2013 dalam sebuah pertemuan Singo-16. Saat itu, Ia melempar “bola” untuk reuni ke Kampus Semarang pada tahun 2016.  Namun, “lemparan bola” itu ditangkap dengan sikap “dingin” oleh Anggota, meskipun ada sejumlah personil Singo-16 menyambutnya dengan “hangat”.

Kol.M.Mursyid  tidak putus asa.  Dalam berbagai kesempatan, Ia kembali membangkitkan gagasan untuk Reuni Back to Campus melalui berbagai media social, seperti Face Book, BBM dan sarana lainnya.

Hingga pada akhirnya, Kol. M.Mursyid “nekat” melemparkan konsep  Reuni Back To Campus dan perlahan tapi pasti, satu persatu Anggota mulai merespon. Singkat cerita, Ide itu makin diperkuat dengan melakukan loby-loby ke Kampus PIP Semarang dan mendapatkan respon positif. Dan upaya itu tidak sia-sia.  Meski harus dengan “perjalanan panjang” akhirnya terwujud juga agenda yang sangat fenomenal di kalangan Alumni Singosari itu. Selamat….

*News