Get Adobe Flash player

Login KAP3B

Rekening KAP3B

Web counter

Today422
Yesterday618
This week422
This month3154
Total908522

Visitor IP : 54.208.73.179
Unknown ? Unknown Mon 18 Jan 2021 16:12

 

Bila Angkatan 10 kumpul-kumpul, sudahlah,  tak perlu  dipungkiri lagi pasti warnanya  lain dari yang lain.

Sampai-sampai, Angkatan yang menyebut dirinya sebagai Sedulur Sepuluh dengan julukan “SeSe” ini dibilang biangnya kekompakan Alumni P3B Semarang belakangan ini.

Potret kesolidan dan warna yang lain itu, kembali ditunjukkan oleh “SeSe” dalam acara hajatan mantu personilnya, yakni Syafrizal Duin-10 pada Hari Sabtu Tanggal 22 Maret pukul 19.00 – 21.00 WIB  dan Triyono-10  pada Hari Minggu pukul 11.00 – 13.00 WIB Tanggal 24 Maret 2014 lalu di Jakarta. Sebelumnya, hal yang sama juga dilakukan di mantunya anggota SeSe antara lain di Gresik, Solo, Tegal, Kudus, Lampung dan lainnya dengan tetap meriah.

Dan Kali ini juga, tidak tanggung-tanggung, dalam kesempatan itu  “Pasukan SeSe” menerjunkan personilnya hingga 58 orang. Sampai-sampai, membuat ketar-ketir event organizer karena Mereka datang secara serempak naik pelaminan pengantin untuk memberikan ucapan selamat dan dilanjutkan foto bersama. Ada pemandangan yang unik di panggung itu, yakni segepok amplop “kondangan” dari “SeSe” yang digalang diserahkan kepada yang punya hajat dalam bungkusan kantong plastic. Ada celetukan katanya biar ingat kenangan roti jaman Taruna, sebab konon saat itu malam-malam bila mendengar suara “kresek-kresek” maka yang kebayang adalah makanan atau  roti karena saking menahan laparnya.

Hebohnya, dari luar menuju ruang resepsi, Mereka berbaris layaknya Taruna dulu sedangkan posisi “DanTon” diserahkan kepada Nursal Padang-10 yang dengan serius merapikan barisan dengan gaya seperti dulu. Terang saja, suasana makin gerrr….karena bukan rahasia lagi siapa gerangan Nursal Padang-10 itu waktu Taruna.

Usai “Kondangan” di Syafrizal Duin-10, SeSe langsung merapat di ruangan meeting di hotel terdekat tempat  titik berkumpul Mereka. Nah, di sinilah tradisi SeSe diputar kembali. Mulai dari rencana ke depan sampai pada penegakan disiplin yakni bagi yang lupa menyebut nama salah satu di antara Mereka harus langsung ambil posisi. So.. bisa ditebak apalagi kalau bukan push up. Satu… dua… tiga… personil SeSe harus rela merunduk ke lantai untuk menjalankan “tradisi” dalam hal kedisiplinan ini. Lagi-lagi suasana gerr.. lantaran yang mimpin Push Up adalah “”DanTon” Nursal Padang-10.

Acara dilanjutkan dengan program-program ke depan, salah satunya dengan dipandu Koordinator SeSe, Herwin Siregar semua SeSe diminta tetap solid dan mendukung program DPP KAP3B Semarang. Selain itu juga, disampaikan menyusul adanya program Umrah bersama, maka bagi yang beragama Kristen juga akan diadakan perjalanan rohani ke tempat-tempat suci.

*News