Get Adobe Flash player

Login KAP3B

Rekening KAP3B

Web counter

Today468
Yesterday1030
This week7052
This month6218
Total952197

Visitor IP : 3.239.158.36
Unknown ? Unknown Sun 07 Mar 2021 09:06

Sudah menjadi pameo bahwa bukan Sedulur Sepuluh  namanya  kalo nggak bikin heboh dan fenomenal. Ya, kiprah dan sepak terjang Alumni P3B Semarang Angkatan 10 ini sudah  tidak asing lagi di kalangan sebagian besar  almamater “Kampus Singosari”. Pertanyaanpun muncul , aksi apalagi yang dilakukan paguyuban ini?.

Aksi yang perlu  dicatat  dari  Sedulur Sepuluh  (SeSe) kali ini adalah lagi-lagi bentuk kepedulian terhadap Almamater,  yakni gerakan “Bantingan” guna  membantu Sekretariat Zona Khusus Semarang berupa seperangkat computer dan printer . Bantingan itu dilakukan secara spontanitas  saat menghadiri hajatan  di salah satu personil Sedulur Sepuluh di Tegal beberapa waktu lalu.

 Saat itu, berawal dari keprihatinan terhadap keadaan Sekretariat Zona Khusus Semarang yang belum dilengkapi computer dan pendukungnya, maka Pieter -10  sebagai Alumni yang ada di Semarang berbincang dengan  Sedulur Sepuluh (SeSe) untuk dicarikan solusinya.

Alhasil, “bola keprihatinan” yang dilempar Pieter-10  itu ditangkap oleh Agustinus Botha-10.

“Maka saat Kita kumpul di Tegal, langsung  Saya lemparkan ke forum santai, dan secara spontanitas  Kita  sepakat   untuk “bantingan”. Begitu sudah  terkumpul dana senilai computer maka langsung Kita stop. Sebab kalau lebih, nanti repot mikirin sisanya,” kata Botha-10 kepada Reporter KAP3B.

Pada kesempatan selanjutnya, dari dana yang terkumpul sekitar Rp 6 juta itu langsung dibelikan computer dan printer dan langsung diserahkan kepada Sekretariat KAP3B Zona Khusus Semarang. Dalam hal ini  diterima langsung oleh Ketua Zona Khusus, Hartanto-28 yang juga PuDir III PIP Semarang. Hadir dalam penyerahan bantuan ini adalah, Agustinus Botha-10, Syamsu Kahar-10 serta Pieter-10.

Dalam hal ini tegas Botha-10, spiritnya adalah kepedulian Alumni terhadap Almamater Kampus Singosari.  “Jadi Kita melihat organisasinya, bukan person pengurusnya. Bahwa organisasi ini harus berjalan dengan baik. Kalau tidak didukung fasilitas  yang memadai, bagaimana bisa berjalan dengan baik,” kata Botha-10.

Sementara itu, Ketua KAP3B Zona Khusus Semarang Hartanto sangat memberikan apresiasi atas kepedulian Sedulur Sepuluh ini.

*News