Login KAP3B

Rekening KAP3B

Web counter

Today953
Yesterday1156
This week953
This month13842
Total994468

Visitor IP : 34.239.150.57
Unknown ? Unknown Mon 12 Apr 2021 17:57

     Sore menjelang malam (Kamis 13/8), sebuah sawung di Hotel Patra Jasa di By Pass Jalan Ahmad Yani mendadak gaduh, setelah satu persatu alumni P3B angkatan X merapat di sana. Memang seolah sudah menjadi tradisi, bahwa setiap pertemuan angkatan ini bisa dipastikan akan heboh. Apalagi kalau sudah saling “mblejeti” satu sama lain tentang kebiasaan-kebiasan unik di masa “pemerintahan Mr. Bejan” (asrama). Ya, sore itu sebanyak 22 alumni angkatan X berkumpul di sana untuk acara temu kangen dan khusus menghormati kawan lama Lucas Kristiyono yang sudah 20 tahun lebih tidak saling bertemu. Lucas yang saat ini bekerja di Perusahaan Kereta Api Belanda, kebetulan tengah berlibur ke tanah air sejak 22 Juli 2009 lalu dan dalam waktu dekat ini akan kembali ke “habitatnya” di negeri kincir angin.

         Lagi-lagi, berkat kegigihan TotoS10 yang dikenal sangat peduli dengan hal-hal yang berbau komunikasi alumni, walau dengan cara instant (tanpa rencana, dengan pemberitahuan tidak lebih dari 24 jam), Ia bisa mengumpulkan 22 alumni angkatan X di hotel itu. “Saya sangat terharu dengan pertemuan ini. Ini berkat skenario Toto S,” kata Lucas dengan sedikit mata berkaca-kaca. Namun lagi-lagi berkat cletukan alumni lainnya yang mbanyol, akhirnya suasana jadi gerrr… Menariknya, dalam pertemuan ini masih terjaga tradisi Asrama yaitu Tardida, dengan hadirnya 4 Yunior angkatan 39 dan 41 di hotel itu yang turut memberikan layanan kepada Seniornya. Selain itu,seperti biasanya, tradisi Push-up walau “ala kadarnya” (sesuai kemampuan) bagi alumni yang membuat“kesalahan” tetap diberlakukan dalam pertemuan itu.

         Antara lain alumni yang terlambat hadir, langsung disuruh ambil posisi push-up, lagi-lagi ulah ini bikin gerrr…..termasuk salah satunya bintang tamu Lucas juga mendapatkan hukuman karena Dia banyak lupa nama-nama Sedulur10. Setelah santap makan malam selesai…..dilanjutkan lagi kembali ke Sawung di Pinggiran Kolam Renang dengan bercerita “ngalor-ngidul” yang semuanya berhubungan dengan masa-masa lalu di Asrama yang suasananya sangat heboooh…..suara sangat gaduh karena kekocakan dari Syafrizal Duin dan Riadi……..Reporter melihat…..mereka tertawa tidak terkontrol sampai-sampai rata-rata mereka memegang perutnya karena tertawa yang sangat berlebihan…….dan suasana seperti ini sangat-sangat berkesan dan Insya Allah saya harus hadir nanti pada acara puncak 10.10.10.10.10, Kata Lucas dengan raut muka “sumringah”.. Acara Puncaknya, Bintang Tamu Lucas…..harus menceritakan masa lalu Dia sampai-sampai terdampar di Negara Kincir Angin…….Inipun suasana bertambah gaduuuuh karena Lucas harus bercerita dengan bahasa “Londo” dan Syafrizal Duin harus menterjemahkan setiap kalimat……Dengan Bahasa Padangnya yang ‘bengkok’ sekali……menterjemahkannya sekenanya yang tidak ‘nyambung’……... Acara ditutup dengan baca doa oleh “AsRoh” Maskur dilanjutkan dengan saling berangkulan……yang sangat Nampak sekali…..Seluruh Sedulur10 berkaca-kaca khususnya Bintang Tamu Lucas…..yang tidak rela pertemuan ini berakhir…. SELAMAT JALAN MR.LUCAS, MESKI DI NEGERI “KINCIR ANGIN”, JANGAN LUPAKAN ALMAMATER BUMI SINGOSARI DAN NEGERI BAHARI KITA……. **KAP3B NEWS**