Login KAP3B

Rekening KAP3B

Web counter

Today1033
Yesterday1156
This week1033
This month13922
Total994548

Visitor IP : 34.239.150.57
Unknown ? Unknown Mon 12 Apr 2021 19:24

         Geliat Komunikasi Alumni “Singosari” di Kota Baru Kecil Pulaunya, Tapi Gede` Semangatnya Obor komunikasi mantan penghuni asrama “Singosari” ternyata kian menyala di berbagai wilayah. Salah satunya adalah di Kota Baru Kalimantan Selatan. Tidak berlebihan rasanya jika dikatakan di sini, bahwa meski Kota Baru itu kecil pulaunya,tetapi sangat besar semangatnya para alumni P3B yang ada di sana untuk terus menjalin komunikasi. Ini memang “klop” dengan apa yang telah digembar-gemborkan oleh pengurus KAP3B, baik pusat maupun di daerah. Yang sasarannya adalah alumni “Mr.Bejan” jangan sampai kehilangan obor almamater.

       Ya, di Kota Baru inilah, sejumlah alumni P3B masih ada semangat yang kuat untuk menjalin komunikasi di antara sesama mereka. Pada hari Minggu tanggal 26 Juli 2009 setidaknya tercatat 30 alumni dari berbagai angkatan,mulai dari angkatan 4 sampai 40 “tumpleg blek” di Mess setempat untuk membuktikan bahwa ruh silaturahmi di antara mereka masih ada. Pertemuan berjalan dengan suasana rileks, dan biasa-biasa saja…..hanya pada saat waktu makan siang….ada yang berteriak….ayo, urutan harus berdasarkan NRP/NIT….maka saling menengok dan yang merasa angkatan muda….mulai mundur teratur dan yang sudah ‘Mbah’….langsung maju ke urutan paling depan…. Tidak ada tradisi “hukuman” push up, sebagaimana yang dilakukan oleh “gerbong 10” alumni Singosari dalam berbagai kesempatan pertemuan. Hal ini menurut Koordinator Alumni di Kota Baru Prayitno25, karena pertemuan dari berbagai angkatan (antara senior dan yunior jadi satu barisan di Kota Baru).

        Lain halnya kalau hanya satu letting saja, katanya. Menurut Prayitno, sebenarnya pertemuan serupa telah dijadwalkan paling tidak maksimal 3 bulan sekali, dan itu telah dirintis sejak adanya Mess pada Maret 2005 lalu. Belakangan ini salah satu agenda pertemuan adalah, selain mempererat silaturahmi, juga untuk mendukung program KAP3B pusat yang sampai saat ini masih disibukkan dengan Registrasi pendataan alumni. Di sini ada sekitar 70 alumni dengan berbagai profesi, dari yang ada di perusahaan batubara, shipping dan lainnya. Kita coba untuk terus menjalin komunikasi, Ke depan akan kita intensifkan pertemuan dengan membahas berbagai hal demi kemajuan KAP3B. Termasuk juga kita ingin melakukan pendataan seluruh mess KAP3B di wilayah Kalimantan, seperti Banjarmasin katanya juga ada, sehingga memudahkan untuk melakukan koordinasi,” kata Sulthoni angkatan 29 usai pertemuan, saat dikonfirmasi Reporter KAP3B News. Sulthoni yang juga sebagai Kepala Cabang PT Arpeni Kota Baru.mengakui, untuk program pendataan alumni terlalu berat jika ditangani sendiri oleh pengurus pusat, tanpa adanya dukungan dari daerah-daerah. Untuk itulah, ia berharap dengan dukungan dan pro-aktif daerah-daerah, maka roda organisasi KAP3B secara nasional dapat berjalan dengan baik. AKUUR….., KOTA BARU GUNUNGNYA BAMEGA…..MARI SEDULUR SILATURAHMI TETAP KITA PELIHARA……..**KAP3B News**